DIY Yogyakarta sering disebut sebagai salah satu provinsi yang berhasil menarik perhatian banyak orang. Baik itu wisatawan lokal, bahkan wisatawan dari negeri nun jauh disana. Semua tertarik berkunjung ke tempat wisata di Jogja. Berikut adalah beberapa tempat yang wajib dikunjungi saat anda ke Jogja :
1). Benteng Vredeburg
Selain Gudeg yang menjadi ciri khasnya. Kota Jogja juga memiliki cerita bersejarah. Dengan harga yang sangat pelajar. Yakni 3 ribu rupiah. Wisata benteng ini ramai dikunjungi wisatawan domestik dan turis asing. Di kawasan benteng, berisi beberapa diorama, koleksi realia, dan ruang audio visual. yang menceritakan sejarah. Mulai dari Kerajaan ngayogyakarta hingga kemerdekaan negara republik indonesia. Di dalam diorama, banyak tempat atraktif mulai dari miniatur, pakaian perang, lcd layar sentuh yang menceritakan secara detail kejadian, dan lcd layar sentuh yang berisi game melawan penjajah.Setelah mengunjungi diorama dan melihat koleksi realia, kita akan disambut dengan patung pahlawan,dan peralatan perang. Selain itu terdapat juga play ground dan kantin.Pada tanggal 16 April 1985 dipugar menjadi Museum Perjuangan dan dibuka untuk umum pada tahun 1987. Kemudian pada tanggal 23 November 1992 resmi menjadi "Museum Khusus Perjuangan Nasional" dengan nama "Museum Benteng Yogyakarta" Bangunan bekas Benteng Vredeburg dipugar dan dilestarikan. Dalam pemugaran pada bentuk luar masih tetap dipertahankan, sedang pada bentuk bagian dalamnya dipugar dan disesuaikan dengan fungsinya yang baru sebagai ruang museum.
Selain Gudeg yang menjadi ciri khasnya. Kota Jogja juga memiliki cerita bersejarah. Dengan harga yang sangat pelajar. Yakni 3 ribu rupiah. Wisata benteng ini ramai dikunjungi wisatawan domestik dan turis asing. Di kawasan benteng, berisi beberapa diorama, koleksi realia, dan ruang audio visual. yang menceritakan sejarah. Mulai dari Kerajaan ngayogyakarta hingga kemerdekaan negara republik indonesia. Di dalam diorama, banyak tempat atraktif mulai dari miniatur, pakaian perang, lcd layar sentuh yang menceritakan secara detail kejadian, dan lcd layar sentuh yang berisi game melawan penjajah.Setelah mengunjungi diorama dan melihat koleksi realia, kita akan disambut dengan patung pahlawan,dan peralatan perang. Selain itu terdapat juga play ground dan kantin.Pada tanggal 16 April 1985 dipugar menjadi Museum Perjuangan dan dibuka untuk umum pada tahun 1987. Kemudian pada tanggal 23 November 1992 resmi menjadi "Museum Khusus Perjuangan Nasional" dengan nama "Museum Benteng Yogyakarta" Bangunan bekas Benteng Vredeburg dipugar dan dilestarikan. Dalam pemugaran pada bentuk luar masih tetap dipertahankan, sedang pada bentuk bagian dalamnya dipugar dan disesuaikan dengan fungsinya yang baru sebagai ruang museum.
2). Kampung Wijilan, Sentra Khas Gudeg Yogyakarta
Kota Jogja identik dengan Gudeg yang menjadi ciri khasnya. Nama Kampung Wijilan tentu tidak asing lagi bagi para wisatawan yang bertandang ke Yogyakarta. Kampung ini terletak di sebelah timur Alun-alun Utara Yogyakarta dikenal sebagai sentra gudeg, makanan khas Yogyakarta. Sepanjan jalan Wijilan, kamu akan mendapati jajaran warung gudeg. Wajar saja, kampung Wijilan menjadi saksi perkembangan warung gudeg di Yogyakarta. Sebagian besar pengunjung sudah memiliki warung favorit.
Kota Jogja identik dengan Gudeg yang menjadi ciri khasnya. Nama Kampung Wijilan tentu tidak asing lagi bagi para wisatawan yang bertandang ke Yogyakarta. Kampung ini terletak di sebelah timur Alun-alun Utara Yogyakarta dikenal sebagai sentra gudeg, makanan khas Yogyakarta. Sepanjan jalan Wijilan, kamu akan mendapati jajaran warung gudeg. Wajar saja, kampung Wijilan menjadi saksi perkembangan warung gudeg di Yogyakarta. Sebagian besar pengunjung sudah memiliki warung favorit.
~ Terima Kasih Semoga Bermanfaat ~

